7 Kelebihan mengerjakan umrah

7 Kelebihan mengerjakan umrah

07/27/2018 2 By admins

7 KELEBIHAN KENAPA KITA PERLU MENGERJAKAN

UMRAH

Kelebihan mengerjakan umrah seperti mana keistimewaan ibadah Haji, umrah juga ada kelebihannya. Sebenarnya memang banyak hadis-hadis yang membicarakan tentang kelebihan umrah.

Di antaranya ialah :

 

1. DIWAJIBKAN WALAUPUN SEKALI (JIKA MAMPU)

Umrah juga diwajibkan atas manusia sekali seumur hidup jika mampu. Walau bagaimanapun penduduk Mekah tidak diwajibkan menunaikan umrah hanya ibadah haji sahaja. Allah berfirman dalam surah Al-Baqarah : 196 yang bermaksud : “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah kerana Allah” Begitu juga daripada Ibnu Umar RA yang berkata : “Tidak ada seorang pun kecuali diwajibkan atasnya satu kali haji dan umrah”

(Hadis Riwayat Bukhari)

 

2. PENGHAPUSAN DOSA

Dalam riwayat Al-Bukhari, Rasululluh SAW telah bersabda yang bermaksud : “Satu ibadah umrah sehingga sampai umrah lainnya adalah sebagai pelebur (dosa) di antara keduanya. Sedang haji yang mabrur tidak mempunyai balasan kecuali syurga”

 

3. TIDAK DIHISAB JIKA MENINGGAL DUNIA SEMASA MENUNAIKAN UMRAH

 

Di dalam Ihya’Ulumiddin, disebut bahawa Rasulullah SAW telah bersabda, maksudnya:

 

“Barang siapa keluar untuk menunaikan ibadah haji atau umrah lalu meninggal dunia, maka baginya diberlakukan pahala berhaji dan berumrah hingga hari kiamat. Dan barang siapa meninggal dunia di salah satu tanah suci, maka kelak dia tidak diadili dan tidak pula dihisab, melainkan dikatakan kepadanya, `Masuklah ke dalam syurga'”

 

4. MENJADI TETAMU ALLAH

 

 

Menjadi haji Mabrur adalah impian setiap umat Islam di dunia. Pakar faqih mengemukakan bahawa haji mabrur adalah haji yang tidak dikotori dengan kemaksiatan pada ketika melaksanakan ibadatnya, dan banyak lagi definisi lainnya dari para ulama.

Abu Hurairah r.a. berkata, “Nabi ditanya, Amal apakah yang lebih utama? Beliau bersabda, Iman kepada Allah dan Rasul-Nya. Ditanyakan, Kemudian apa? Beliau bersabda, Berjuang di jalan Allah. Ditanyakan, Kemudian apa? Beliau bersabda, Haji yang mabrur.
(Hadis Riwayat Bukhari)
Aisyah Ummul Mukminin r.a. berkata, “Wahai Rasulullah, kami melihat bahwa jihad (berperang) itu seutama-utama amal, apakah kami tidak perlu berjihad?” Nabi saw. bersabda, Tidak, bagi kalian jihad yang paling utama adalah haji mabrur.” (Dalam satu riwayat: Rasulullah ditanya oleh istri-istri beliau tentang haji, lalu beliau bersabda, “Sebaik-baik jihad adalah haji.” 3/221)
(Hadis Riwayat Bukhari dan Nasaie)
Abu Hurairah r.a. berkata, “Saya mendengar Nabi bersabda, ‘Barangsiapa yang haji (ke Baitullah 2/209) karena Allah, ia tidak berkata kotor dan tidak fasik (melanggar batas-batas syara’), maka ia pulang seperti hari ketika dilahirkan oleh ibunya.'”

(Hadis Riwayat Muslim)

 

 

5. PAHALA DAN GANJARAN DILIPATGANDAKAN

 

 

Abi Suhail mendengar Abu Hurairah RA mengatakan bahawa Rasulullah SAW bersabda pada tahun Haji Wada’ di Mekah :

 

“Para jemaah haji dan umrah adalah tetamu Allah SWT. Dia akan memenuhi apa yang mereka minta, mengabulkan apa yang mereka doakan, memberikan ganti kepada mereka atas apa yang telah mereka belanjakan dan melipatgandakan satu dirham untuknya menjadi sejuta dirham”

(al-Fakily, Muhammad Ibnu Ishak)

 

 

Keutamaan lain ketika seseorang umrah, dan menyempatkan waktu mengunjungi masjid Quba di madinah. Lalu ia solat sebanyak 2 rakaat, maka baginya pahala setara dengan pahala umroh. Hal ini dijelaskan dalam salah satu hadist, yakni Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam bersabda:

 

Barang siapa telah bersuci (berwudlu) di rumaahnya. kemudian mendatangi masjid Quba, lalu shalat di dalamnya dua rakaat, baginya sama dengan pahala umrah.”

(Sunan Ibn Majah).

 

 

 

6. PAHALA UMRAH BULAN RAMADHAN MENYAMAI IBADAH HAJI

 

Umrah sudah kita ketahui keutamaannya. Sebagaimana amalan ada yang memiliki keistimewaan jika dilakukan pada waktu tertentu, demikian pula umrah. Umrah di bulan Ramadhan terasa sangat istimewa dari umrah di bulan lainnya yaitu senilai dengan haji bahkan seperti haji bersama Nabi s.a.w

 

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah s.a.w pernah bertanya pada seorang wanita,

مَا مَنَعَكِ أَنْ تَحُجِّى مَعَنَا

Apa alasanmu sehingga tidak ikut berhaji bersama kami?

 

Wanita itu menjawab, “Aku punya tugas untuk memberi minum pada seekor unta di mana unta tersebut ditunggangi oleh ayah fulan dan anaknya –ditunggangi suami dan anaknya-. Ia meninggalkan unta tadi tanpa diberi minum, lantas kamilah yang bertugas membawakan air pada unta tersebut. Lantas Rasulullah s.a.w bersabda,

 

فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةٌ

Jika Ramadhan tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Ramadhan senilai dengan haji.

(HR. Bukhari no. 1782 dan Muslim no. 1256).

 

 

Dalam lafaz Muslim disebutkan,

فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً

Umrah pada bulan Ramadhan senilai dengan haji.” 

(HR. Muslim no. 1256)

 

 

Dalam lafaz Bukhari yang lain disebutkan,

فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ تَقْضِى حَجَّةً مَعِى

Sesungguhnya umrah di bulan Ramadhan seperti berhaji bersamaku

(HR. Bukhari no. 1863).

 

Apa yang dimaksud senilai dengan haji?

Imam Nawawi rahimahullah berkata,

“Yang dimaksud adalah umrah Ramadhan mendapati pahala seperti pahala haji. Namun bukan berarti umrah Ramadhan sama dengan haji secara keseluruhan. Sehingga jika seseorang punya kewajiban haji, lalu ia berumrah di bulan Ramadhan, maka umrah tersebut tidak bisa menggantikan haji tadi.”

(Syarh Shahih Muslim, 9:2)

7. MENGHILANGKAN DOSA DAN KEFAKIRAN

 

Ibadah Haji dan umrah yang dilakukan dengan ikhlas akan menjadi penghapus dosa seperti bahan kimia yang boleh menghilangkan kekotoran pada logam. Ibadat haji dan umrah dilaksanakan walaupun melibatkan perbelanjaan yang besar namun Rasulullah menjanjikan keberkahan rezeki dan dijauhkan dari kemiskinan. Allah akan anugerahkan rezeki dari jalan yang tidak pernah di sangka, kehidupan yang lebih tenteram dan membuatnya makin khusyuk beribadah kepada Allah SWT.

 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا وَالْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّة

 

Dari Abi Hurairah RA, Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: “Antara satu umrah ke satu umrah menghapuskan dosa antara keduanya dan haji yang mabrur tidak ada baginya ganjaran melainkan syurga”

(HR Bukhari No: 1650) Status: Hadis Sahih

 

 

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِي الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلَّا الْجَنَّةُ

 

Dari Abdullah Ibnu Masud RA katanya Rasulullah SAW bersabda: “Lakukanlah haji dan umrah dalam waktu yang berdekatan kerana keduanya menghapuskan kefakiran dan dosa-dosa seperti al kir (bahan yang diguna untuk menghilangkan) kekotoran besi, emas dan perak. Tidak ada balasan bagi haji yang mabrur melainkan syurga”

(HR Tarmizi No: 738) Status: Hadis Hasan Sahih